GAMBARAN PENGELOLAAN LIMBAH MEDIS PADAT DI RUMAH SAKIT Hi MUHAMMAD YUSUF KALIBALANGAN KOTABUMI TAHUN 2019

Nova Arisma

Abstract


Hi Muhammad Yusuf Hospital produces about 2.4 kg of solid medical waste per day. The initial survey results found that solid medical waste has not been appropriately managed, even though this waste can be a source of health problems for the community. This study aimed to describe the management of solid medical waste at the Hi Muhammad Yusuf Hospital, Kalibalangan, Kotabumi. This research describes the management of solid medical waste from source, type, weight, sorting, container, collection, and temporary storage. Data were collected through observation and interviews with medical waste management officers. Furthermore, the data is compared with Minister of Health Regulation No. 7 of 2019. Solid medical waste management is declared to meet the requirements if it is following the regulation. The process of sorting, storing, and transporting hospital waste does not meet the requirements. There is still solid medical waste mixed with non-medical waste. Hospitals need to provide medical bags in brown for pharmaceutical waste, red for radioactive waste, and purple for cytotoxic waste. Training for waste management officers is needed to improve understanding of solid medical waste management and the availability of SOPs as a guide for waste management officers.

Keywords


Solid medical waste, waste management, hospital

Full Text:

PDF

References


Aini, F. (2019). Pengelolaan Sampah Medis Rumah Sakit atau Limbah B3 (Bahan Beracun dan Berbahaya) di Sumatera Barat. Jurnal Education And Development, 7(1), 13–24.

Andarnita, A. (2012). Faktor-faktor yang mempengaruhi Pengelolaan Sampah Medis di Badan LAyanan umum Daerah Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh Tahun 2012. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 16.

Fattah, N., Mallongi, A., & Arman. (2007). Studi Tentang Pelaksanaan Pengelolaan Sampah Medis Di Rumah Sakit. Makasar: Fakultas kedokteran Universitas Hasanudin.

Hasanah, L., & Oktavianisya, N. (2018). Gambaran Pengelolaan Limbah Medis Padat pada Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) di Kecamatan Bluto. Gorontalo Journal of Public Health, 1(2), 65. https://doi.org/10.32662/gjph.v1i2.333

Herman, P., & Nopriadi. (2020). Analisis Pengelolaan Limbah Medis Padat Untuk Mewujudkan. 7(1), 43–52.

Keman, S., & Triana, N. (2006). Evaluasi Pengelolaan Sampah Padat di Rumah Sakit Umum Haji Surabaya. Jurnal Kesehatan Lingkungan Unair, 3(1), 3964.

Kementerian Kesehatan RI. (2017). Informasi kesehatan indonesia 2017. In Kementerian Kesehatan RI (Vol. 1).

Kementerian Kesehatan RI. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 7 Tahun 2019 Tentang Kesehatan Lingkungan Rumah Sakit. , 26 Kemenkes RI § (2019).

Kementerian LHK. Peraturan Menteri LHK No. 56 tahun 2015 tentang Tata Cara dan Persyaratan Teknis Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan. , Biro Hukum KLHK RI § (2015).

Kementerian LHK. (2018). Peta Jalan (Roadmap) Pengelolaan Limbah B3 dari Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes). KemenLHK, 1–1, 1–2, 3–22, 3–30.

Kementerian LHK. (2020). Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia No P.12/MENLHK/SETJEN/PLB.3/5/2020 Tentang Penyimpanan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun. 1–52.

Lagimpe, S. H. A., Miswan, M., & Jufri, M. (2018). Sistem Pengolahan Sampah Medis Dan Non Medis Di Rumah Sakit Umum Daerah Poso. Jurnal Kolaboratif Sains, 1(1).

Pertiwi, V., Joko, T., & Dangiran, H. L. (2017). Evaluasi Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya Dan Beracun (B3) Di Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 5(3), 420–430.

PP No 101 tahun 2014. Peraturan Pemerintah RI No. 101 Tahun 2014 tentang pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun. , (2014).

Purwanti, A. A. (2018). Pengelolaan Limbah Padat Bahan berbahaya dan Beracun (B3) Rumah Sakit di RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 10(3), 291–298.

Pyopyash, E. L., Nurjazuli, & Yunita, N. A. (2019). Kajian Pengelolaan Sampah Medis Di Rumah Sakit X Cilegon. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 7(3), 150–155.

Ramon, A., Husin, H., & Elianto, R. (2018). Analisis Pengelolaan Limbah Medis Padat di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Mukomuko. Jurnal IImiah, 14(3), 1–63.

RS. Hi. M. Yusuf. (2019). Profil Rumah Sakit Hi Muhammad Yusuf Kalibalangan Kotabumi. Kotabumi: RSU. Hi. M. Yusuf.

Satiti, A., Wigati, P., & Fatmasari, E. (2017). Analisis Penerapan Standard Precautions Dalam Pencegahan Dan Pengendalian Hais (Healthcare Associated Infections) Di Rsud Raa Soewondo Pati. Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro, 5(1), 40–49.

Sholihah Mar’atus Enny, Sjaaf, A. C., & Djunawan, A. (2020). Evaluasi Pengelolaan Limbah Medis Di Rumah Sakit Sentra Medika Cikarang Medical Waste Management Evaluation at Sentra Medika Hospital Cikarang Health Policy and Administration Postgraduate Program , Department Faculty of Public Health , Universitas Indone. Manajemen Kesehatan, 7(1), 105–114.

Widiarti, W., Simanjuntak, E., & Sitorus, M. E. (2019). Evaluasi Manajemen Pengelolaan LImbah Medis Padat Infeksius di Rumah Sakit Umum Deli Serdang Kecamatan Lubuk Pakam Kabupaten Deli Serdang. Journal of Chemical Information and Modeling, 3(3), 2550–0414. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004

Yolarita, E., & Kusuma, D. W. (2020). Hospital Medical Waste Management in West Sumatera during COVID-19 Pandemic. Jurnal Ekologi Kesehatan, 19(3), 148–160.

Zuhriyani. (2019). Analisis Sistem Pengelolaan Limbah Medis Padat Berkelanjutan di Rumah Sakit Umum Raden Mattaher Jambi. Jurnal Pembangunan Berkelanjutan, 1.(1), 40–52.




DOI: http://dx.doi.org/10.26630/rj.v15i2.2808

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Publish by: Department of Environmental Health, Tanjungkarang Health Polytechnic

ISSN Online 2723-7796 | ISSN Print  1978-6204
Jl. H. Mena No.100, Hajimena, Kec. Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung 35145.
Telepon 081273715302, email:  ruwajurai@poltekkes-tjk.ac.id


Statistik Pengunjung:

Lihat Statistik Saya


Lisensi Creative Commons
Ruwa Jurai: Jurnal Kesehatan Lingkungan is licensed under a Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 .