Daya Terima Nugget Ayam Berbasis Daun Kelor dan Tepung Kedelai
DOI:
https://doi.org/10.26630/jds.v2i1.5208Keywords:
Daya terima, Daun kelor, Nuget ayam, Tepung kedelaiAbstract
ABSTRACT
The prevalence of undernutrition among elementary school children in Indonesia is showing an increasing trend and is closely related to unbalanced eating patterns, particularly low intake of energy and protein. A diet that does not meet children's daily nutritional needs can lead to impaired growth and development, decreased academic performance, and weakened immunity. Therefore, improving dietary intake with foods high in energy and protein is one of the key strategies in addressing undernutrition in school-aged children. Nuggets made from processed chicken meat combined with moringa leaves and soybean flour are a potential alternative as snacks or side dishes that are rich in energy and protein. This study aims to determine the acceptability and nutritional content (proximate analysis) of chicken nuggets based on moringa leaves and soybean flour through organoleptic testing.The research used a completely randomized design (CRD) with four formulations tested by 30 panelists. The parameters assessed included color, aroma, taste, and texture using a 5-point hedonic scale. Data were analyzed using the Kruskal-Wallis test followed by the Mann-Whitney test, while proximate analysis was conducted in an accredited laboratory. The results showed that formulation F2 (50 grams of moringa leaves and 50 grams of soybean flour) was the most preferred by panelists in terms of color, aroma, taste, and texture. The nutritional content per 110 grams of nugget was 15,404 kcal of energy, 17.41 grams of protein, 2.42 grams of fat, and 15.64 grams of carbohydrates.
ABSTRAK
Prevalensi status gizi kurang pada anak sekolah dasar di Indonesia menunjukkan tren peningkatan dan berhubungan erat dengan pola makan yang tidak seimbang, khususnya rendah asupan energi dan protein. Pola makan yang tidak memenuhi kebutuhan gizi harian anak dapat berdampak pada terganggunya pertumbuhan dan perkembangan, serta menurunnya prestasi belajar dan daya tahan tubuh. Oleh karena itu, melalui intervensi perbaikan pola makan yang tinggi energi dan protein menjadi salah satu strategi penting dalam penanggulangan masalah gizi kurang pada anak usia sekolah. Nugget yang terbuat dari olahan daging ayam dengan kombinasi daun kelor dan tepung kedelai merupakan salah satu alternatif makanan selingan atau bisa dijadikan lauk makan dengan energi dan protein yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya terima dan kandungan gizi (analisis proksimat) dari nugget ayam berbasis daun kelor dan tepung kedelai melalui Uji Organoleptik. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat formulasi yang di uji oleh oleh 30 orang panelis. Parameter yang dinilai meliputi warna, aroma, rasa, dan tekstur menggunakan skala hedonik 1-5 poin. Analisis data menggunakan Kruskal-Wallis dan dilanjutkan dengan Mann-Whitney, sedangkan analisis proksimat dilakukan di Laboratorium terakreditasi. Hasil menunjukkan bahwa formulasi f2 (daun kelor 50 gram dan tepung kedelai 50 gram) merupakan formulla yang paling disukai panelis dari segi warna, aroma, rasa dan tekstur. Kandungan gizi per 110 gram nugget yaitu energi 15404 kkal, protein 17,41 gram, lemak 2,42 gram, dan karbohidrat 15,64 gram.
References
Amir, Y. S. (2020). Daya Terima Susu Bekatul sebagai Pangan Fungsional. Hassanudin Journal of Public Health, 16-25.
Budiandari, R. U. (2024). Karakteristik Organoleptik Minuman Buah Naga merah (Hylocereus polyrhizus) Metode Osmosis. Journal of Food Safety and Processing Technology, 51-55.
Damayanthi, L. R. (2024). Nugget Ayam Daun Kelor ( Moringa Oleifera L .) Sebagai Variasi Makanan Sehat Bergizi pada Masyarakat Desa Sarewu. Dedikasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 01(02),, 61-68.
Hudi, L. B. (2023). Karakteristik Organoleptik Jelly Drink kulit Manggis (Garcinia mangostana l.) dan Kajian Konsentrasi Rumput Laut (Eucheuma spinosum) sebagai pangan fungsional. EDUFORTECH, 11-16.
Kemenkes. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020 tentang Standar Antropometri Anak.
Komariah, S. L. (2024). Pemberdayaan Kader Posyandu RPTA Mustika Kelurahan Cideng melalui Pengolahan Produk Milk Bun Dkelors (Moringa Oleifera) sebagai Makanan Tambahan 1000 Hari Pertama Kehidupan. Jurnal Kreativitas Pengabdian kepada Masyarakat, 4248-4259.
Meko, M. M. (2020). Pengaruh Pemberian Puding Sari Daun Kelor terhadap Perubahan Status Gizi Anak di SD Inpres Noelbaki Kabupaten Kupang. Cendana Medical Journal, 8(1), 521-527.
Mushtaq, B. S. (2021). Moringa oleifera in Malnutrition: A Comprehensive Review. Current Drug Discovery Technologies, 18(2), 235 - 243.
Mutaqqien, H. A. (2023). Pengaruh Proporsi Daging dan Kulit Buah Bligo (Benincasa Hispida) Terhadap Karakteristik Organoleptik Puding Bligo. Journal of Tropical Food and Agroindustrial Technology, 1-5.
Rustamaji, G. A. (2021). Daya Terima dan Kandungan Gizi Biskuit Daun Kelor sebagai Alternatif Makanan Selingan Balita Stunting. Jurnal Gizi dan Kesehatan Nusantara, 31-37.
Sari, N. (2022). Pengembangan Produk Nugget Ikan Patin (Pangasius s.p) dengan Penambahan Kacang Kedelai (Glycine max) sebagaii Sumber Zat Gizi dan Alternatif PMT untuk Balita Stunting di Kabupaten Lima Puluh Kota. Padang: Universitas Andalas.
Sundari, D. A. (2020). Pengaruh Proses Pemasakan terhadap Komposisi dan Zat Gizi Bahan Pangan Sumber Protein. Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 235-242.
Thamaria, N. (2017). BukuBahan Ajar. Kementerian Kesehatan RI.
Wijaya, S. M. (2026). Bioavailability of Iron in Chicken Nuggets with the Addition of Chicken Liver and Moringa Leaves. Journal of Health and Nutrition Research, 373-379.
Yadav, H. A. (2022). Effect of Moringa Oleifera Leaf Powder Supplementation in Children with Severe Acute Malnutrition in Gwalior District of Central India: A Randomised Controlled Trial. Journal of Clinical and Diagnostic Research, 9-14.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Annisa Mutiara Putri, Afriyana Siregar, Ahmad Sadiq, Muzakar, Susyani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish in this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as this can lead to productive exchanges and earlier and greater citations of published work.







