Tingkat Pengetahuan, Sikap, Pola Konsumsi Makanan Mengandung Zat Besi Dan Konsumsi Tablet Tambah Darah Pada Remaja
Keywords:
Kata kunci : Anemia, Pengetahuan, Sikap, Tablet Tambah DarahAbstract
Anemia merupakan salah satu masalah gizi yang terjadi pada remaja. Pada tahun 2018, anemia di Provinsi Lampung adalah sebesar 11,67%, sedangkan prevalensi anemia di kota Bandar Lampung sebesar 23,37% (Dinas KesehatanProvinsi Lampung, 2018). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan, sikap, pola konsumsi makanan yang mengandung zat besi dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri kelas VII dan VIII di SMP IT Fitrah Insani Bandar Lampung.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, sampel dalam penelitian ini adalah remaja putri sebanyak 38 responden, pengumpulan data penelitian ini menggunakan kuesioner pengetahuan, sikap, kepatuhan konsumsi tablet tambah darah dan FFQ. Lokasi penelitian dilaksanakan di SMP IT Fitrah Insani Bandar Lampung. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data univariat.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas remaja putri memilikipengetahuan anemia yang baik (55,3%), sikap positif terkait penanganan anemia (52,6%), dan pola konsumsi makanan mengandung zat besi yang kurang baik (57,9%). Selain itu diketahui bahwa hanya 2,6% remaja putri yang mengkonsumsiTablet Tambah Darah (TTD).
Program pemberian tablet tambah darah sudah ada dari pemerintah, sehingga diharapkan kepada pihak sekolah agar menyediakan media kesehatan seputar manfaat dan ajakan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) dilingkungan sekolah, sekolah juga dapat menyelenggarakan minum TTD bersama setiap 1xdalam seminggu serta menyediakan TTD mandiri, dan diharapkan kepada puskesmas setempat agar dapat memberi motivasi dan edukasi seputar anemia dan manfaaat TTD untuk meningkatkan efektivitas konsumsi TTD.
