Pentingnya Indikator Satuan Epidmiolog Dalam Rangka Kebijakan Pada Pencegahan Kejadian Stunting

Authors

  • Sutarto Sutarto Universitas Lampung
  • Reni Indriyani Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

DOI:

https://doi.org/10.26630/jds.v1i1.4905

Keywords:

Epidemiolog, Policy, Health education, Sanitation, Stunting

Abstract

Stunting is a global health problem that has a significant impact on the quality of human resources in the future, especially in Indonesia. Although various policies have been implemented to reduce the prevalence of stunting, the stunting rate is still high, indicating the need for further evaluation of the effectiveness of these policies. This article discusses the importance of using epidemiological unit indicators, such as stunting prevalence, infant mortality rate, immunization coverage, and sanitation, in monitoring and designing more effective stunting prevention policies. These indicators provide a clearer picture of the factors that influence the success of the policy, as well as support data-based decision-making. In addition, health education also plays an important role in stunting prevention efforts, especially through ongoing outreach programs for the community, especially pregnant and breastfeeding mothers. Effective outreach programs can raise awareness of the importance of balanced nutrition and good parenting during the First 1000 Days of Life. Through a multisectoral approach involving the health, education, and social sectors, as well as strengthening the role of health cadres, it is hoped that the prevalence of stunting can decrease significantly. This article also recommends the use of technology to expand the reach of health education and conduct regular policy evaluations to adjust to findings in the field.

Author Biographies

Sutarto Sutarto, Universitas Lampung

Bagian Ilmu Kedokteran Komunitas, Fakultas Kedokteran

Reni Indriyani, Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

Jurusan Gizi

References

Alfie Ardiana Sari, Sunarsih, T., & Puspitasari, D. (2021). Pendidikan dan Kesehatan Kepada Ibu Balita Tentang Gizi Seimbang Balita dan Pemeriksaan Pertumbuhan Balita. Journal of Innovation in Community Empowerment, 3(2). https://doi.org/10.30989/jice.v3i2.648

Aryanti, M., & Simanjuntak, S. M. (2021). Gambaran Cakupan Pemberian Imunisasi Dasar Dan Indikator-Indikator Kinerja Pelayanan Kesehatan Di Jawa Barat. Jurnal Skolastik Keperawatan, 7(1). https://doi.org/10.35974/jsk.v7i1.2455

Bukit, D. S., Keloko, A. B., & Ashar, T. (2021). Dukungan Tenaga Kesehatan dalam Pencegahan Stunting di Desa Tuntungan 2 Kabupaten Deli Serdang. Tropical Public Health Journal, 1(2). https://doi.org/10.32734/trophico.v1i2.7264

Dwiargatra, A., & Purhadi, P. (2020). Pemodelan Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Angka Kematian Bayi dan Angka Kematian Anak di Provinsi Jawa Timur Tahun 2017 Menggunakan Bivariat Gamma Regression. Jurnal Sains Dan Seni ITS, 8(2). https://doi.org/10.12962/j23373520.v8i2.44406

Manik, Z., Badiran, M., & Anto, A. (2022). Hubungan Kebijakan Program Indonesia Sehat Dengan Pendekatan Keluarga Terhadap Angka Kematian Bayi. Jurnal Kesmas Prima Indonesia, 2(1). https://doi.org/10.34012/jkpi.v2i1.896

Martini, E., Suryadin, A., Hamidah, E., & Hartati, S. (2022). Pendampingan Program Pencegahan Penyakit Scabies Melalui Peningkatan PHBS Menuju Generasi Santri Sehat di Pondok Pesantren. Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service), 4(3). https://doi.org/10.36312/sasambo.v4i3.816

Meuraksa, M. A. E., & Saputra, A. A. (2020). Peranan Karang Taruna Dalam Upaya Penyelenggaraan Dan Pembangunan Kesejahteraan Sosial Kecamatan Pamulang. Humanika: Jurnal Ilmu Sosial, Pendidikan, Dan Humaniora, 4(1).

Opu, S., & Hidayat, H. (2021). Hubungan Sanitasi Total Berbasis Msayarakat (Stbm) Dengan Upaya Penurunan Angka Stunting Pada Balita. Sulolipu: Media Komunikasi Sivitas Akademika Dan Masyarakat, 21(1). https://doi.org/10.32382/sulolipu.v21i1.1967

Pertiwi, I. A., Kholisatin, N., Taibatunniswah, N., Choiruddin, A., & Sutikno, S. (2021). Pemodelan Faktor-faktor yang Mempengaruhi Angka Kematian Ibu di Jawa Timur Menggunakan Geographically Weighted Regression. Inferensi, 4(1). https://doi.org/10.12962/j27213862.v4i1.8930

Santika Ekanursita Amicitia, Budiyono, & Dwi Sutiningsih. (2023). Analisis Hubungan Kesesuaian Standar Teknis Pemenuhan Standar Pelayanan Minimal Kesehatan Ibu Hamil dengan Angka Kematian Bayi di Kabupaten Banyumas. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI), 6(5). https://doi.org/10.56338/mppki.v6i6.3427

Setyorini, R. H., Ajmala, I. E., Triani, E., Primayanti, I., Yuliani, E. A., & Geriputri, N. N. G. (2020). Pendidikan Kesehatan Dan Pelatihan Deteksi Dini Penyakit Tuberkulosis Pada Kader Kesehatan Dalam Upaya Pencegahan Penularan Penyakit Tuberkulosis. Jurnal PEPADU, 1(4). https://doi.org/10.29303/jurnalpepadu.v1i4.140

Sugianti, E., Putri, B. D., Hidayanti, H., & Buanasita, A. (2023). Prevalensi Ketahanan Pangan dan Hubungannya dengan Kejadian Stunting pada Rumah Tangga di Daerah Rawan Pangan. Proceedings Series on Physical & Formal Sciences, 5. https://doi.org/10.30595/pspfs.v5i.727

Suja, M. D. D., Puspitaningrum, E. M., & Bata, V. A. (2023). Tingkat Pendidikan Ibu dan Keberhasilan ASI Eksklusif di Perkotaan Indonesia: Analisis Data IFLS 5. Jurnal Keperawatan Sumba (JKS), 1(2). https://doi.org/10.31965/jks.v1i2.987

Viransyah, V., & Sugiarto, B. (2023). Sistem Pakar Diagnosis Penyakit Gizi Buruk Pada Balita Menggunakan Metode Naïve Bayes Berbasis Website. Digital Transformation Technology, 3(2). https://doi.org/10.47709/digitech.v3i2.3074

Winaryo, S. (2020). Evaluasi Program Penyelenggaraan Pendidikan Berkualitas Dan Terakses Jenjang Pendidikan Dasar Di Provinsi Kalimantan Tengah. Equity In Education Journal, 2(1). https://doi.org/10.37304/eej.v2i1.1679

Wulandari, D. A., & Utomo, I. H. (2021). Responsivitas Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar dalam Upaya Menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB) di Kabupaten Karanganyar. Wacana Publik, 1(1). https://doi.org/10.20961/wp.v1i1.50895

Downloads

Published

2025-05-07