SRIKANDI LANSIA: Skrining dan Edukasi Diabetes Melitus pada Lanjut Usia

Authors

  • Ilma Widiya Sari Universitas Muhammadiyah Magelang

DOI:

https://doi.org/10.26630/beguaijejama.v6i3.5526

Keywords:

Diabetes Melitus, Edukasi, Lansia, Preventif, Skrining

Abstract

Persentase kematian akibat diabetes melitus (DM) di Indonesia menempati peringkat kedua dan merupakan salah satu gangguan Kesehatan yang sering diderita pada lanjut usia. Diabetes melitus merupakan penyakit tidak dapat disembuhkan, namun dapat terkendali dengan kadar gula darah yang terkontrol. Kondisi gula darah yang stabil dapat menurunkan risiko terjadinya komplikasi akibat DM. Skrining diabetes melitus merupakan metode untuk mendeteksi DM tipe 2 pada individu yang tidak menunjukkan gejala (asimtomatik). Deteksi dini melalui skrining merupakan upaya pencegahan guna meminimalkan kompilkasi diabetes melitus, hingga menimbulkan kematian maupun kecacatan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk melakukan deteksi dini diabetes melitus pada lansia. Skrining dilakukan dengan pemeriksaan gula darah sewaktu, diikuti pemberian edukasi kepada lansia mengenai hasil pemeriksaan dan status diabetes mereka. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari 28 lansia yang diperiksa, 4 orang terdiagnosis menderita DM, 9 orang belum dapat dipastikan status DM-nya, dan 15 orang bukan DM. Hasil skrining ini dapat menjadi rujukan dalam menentukan perawatan yang tepat bagi lansia dengan DM. Bagi lansia dengan status diabetes melitus yang belum dapat dipastikan, diperlukan tindakan preventif berupa penjadwalan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan diagnosis. Sementara itu, tindakan promotif diberikan kepada lansia yang tidak menderita diabetes melitus melalui edukasi mengenai penerapan pola hidup sehat.

References

American Diabetes Association Professional Practice Committee. (2022). 2. Classification and Diagnosis of Diabetes: Standards of Medical Care in Diabetes-2022. Diabetes Care, 45(Suppl 1): S17-S38. doi: 10.2337/dc22-S002

Aprianie, Wiwin, et al. (2025). Skrining dan Penyuluhan Pelaksanaan Diet Kadar Gula Darah pada Lansia sebagai Upaya Mencegah Diabetes Mellitus. Jurnal Abdi Masyarakat Cendekia, 3(1), 1-7. https://journal.stikesborneocendekiamedika.ac.id/index.php/jamc/article/view/603

AshaRani, P.V., Devi, F., Wang, P. et al. (2022). Factors influencing uptake of diabetes health screening: a mixed methods study in Asian population. BMC Public Health 22, 1511. https://doi.org/10.1186/s12889-022-13914-2

Fritz, M., Grimm, M., My Hanh, H.T., Koot, J.A.R., Nguyen, G.H., Nguyen, T.P., Probandari, A., Widyaningsih, V., Lensink, R. (2024). Effectiveness of community-based diabetes and hypertension prevention and management programmes in Indonesia and Viet Nam: a quasi-experimental study. BMJ Glob Health, 9(5), e015053. doi: 10.1136/bmjgh-2024-015053

International Diabetes Federation. (2021). IDF Diabetes Atlas, 10th ed.

Karim, J., Wan, R., Tabet, R., Chiu, D., Talhouk. (2024). A Person-Generated Health Data in Women’s Health: Scoping Review. J Med Internet Res, 26, e53327. DOI: 10.2196/53327

Lee, J., Kim, K.J., Park, Y.S., Lee, Y.H., Park, K.H., Jung, H.W., Cha, B.S., Kim, H.S., Kim, C.O. (2024). Comprehensive approaches to diabetes in the elderly: adapting to evolving trends. Korean J Intern Med., 40(6), 1017-1028. https://doi.org/10.3904/kjim.2024.390

Maspupah, T., Siagian, T.D., Pakhpahan, J., Octavianie, G. (2022). Perilaku pencegahan dan risiko kejadian diabetes melitus tipe 2 pada usia produktif di Kabupaten Bogor tahun 2021. Journal of Public Health Education, 2(1), 1–12. https://doi.org/10.53801/jphe.v2i1.66

Ndetei, D.M., Mutiso, V., Musyimi, C. et al. Association of type 2 diabetes with family history of diabetes, diabetes biomarkers, mental and physical disorders in a Kenyan setting. Sci Rep 14, 11037 (2024). https://doi.org/10.1038/s41598-024-61984-6

Prabandari, A.S., Pramonodjati, F., Sari, A.N., Lestari, K.A., Saputro, P.Y. (2023). Pencegahan Komplikasi Diabetes Mellitus pada Lansia di Wilayah TPA Putri Cempo Surakarta Melalui Edukasi dan Pemeriksaan Glukosa Darah Sewaktu. Indonesian Journal of Community Empowerment (IJCE), 5(1). https://doi.org/10.35473/ijce.v5i1.2331

Rahman, A.O., Ayu, N.N., Purwakanthi, A. (2019). Pemeriksaan Kadar Gula Darah dan Kadar Asam Urat pada Masyarakat di Bundaran Tugu Keris Siginjai Jambi sebagai Skrining Awal Penyakit Diabetes Mellitus dan Hiperurisemia. MEDIC: Medical Dedication, 2(1), 45-48. https://doi.org/10.22437/medicaldedication.v2i1.5901

Ramadani, W. N., Shawputri, C. A., Rohmah, L. A., Fauziyyah, N. A., & Rejeki, D. S. S. (2024). Literature Review: Faktor Risiko Diabetes Melitus Tipe II di Dunia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(4). https://doi.org/10.14710/jkm.v12i4.39222

Retnoningrum, D., Rachmawati, B., Widyastiti, N. S., Limijadi, I. E. K. S., Farhanah, N., Hendrianingtyas, M., & Suromo, L. B. (2024). Skrining Dan Edukasi Diabetes Melitus Dan Dislipidemia Pada Lansia Di Posyandu Lansia Kelurahan Jomblang Semarang. Proactive, 3(1), 6-12. https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/proactive/article/view/21300

Sugiarti, M., Musiana, M., & Nurminha, N. (2024). Penyuluhan Dan Skrinning Pencegahan Penyakit Tidak Menular (Diabetes, Hipertensi Dan Asam Urat). Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo, 5(2), 154–159. https://doi.org/10.32807/jpms.v5i2.1499

Vitniawati, V., Fuadah, N. T., Widyawati, W., Puspitasari, S., & Nugraha, D. (2024). Upaya Peningkatan Peran Masyarakat dalam Pencegahan dan Pengendalian Dampak Diabetes Mellitus. JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat), 8(1), 85–90. https://doi.org/10.30595/jppm.v8i1.20277

Downloads

Published

2026-01-13