Pemeriksaan Glukosa Darah Puasa sebagai Skrining Diabetes Mellitus pada Pengurus Panti Asuhan Mustika Bandar Lampung

Authors

  • Hartanti Hartanti Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang
  • Mimi Sugiarti Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang
  • Sri Ujiani Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang
  • Filia Yuniza Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang
  • Putri Dwi Romodhyanti Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

DOI:

https://doi.org/10.26630/beguaijejama.v6i2.5245

Keywords:

Gula Darah Puasa (GDP), Skrining, Panti Asuhan

Abstract

Diabetes melitus merupakan salah satu tantangan kesehatan global dengan angka kejadian yang terus meningkat setiap tahunnya, termasuk di Indonesia. Pemeriksaan glukosa darah puasa merupakan metode skrining yang efektif untuk mendeteksi dini risiko penyakit ini. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan melakukan pemeriksaan glukosa darah puasa serta memberikan edukasi kesehatan mengenai diabetes mellitus kepada pengurus Panti Asuhan Mustika Bandar Lampung. Pelaksanaan kegiatan mencakup pengukuran kadar glukosa darah puasa menggunakan glukometer, kemudian dilanjutkan dengan sesi penyuluhan interaktif terkait pencegahan dan penatalaksanaan diabetes. Kegiatan diikuti oleh 16 peserta, dan hasilnya menunjukkan bahwa 6 orang (37,5%) memiliki kadar glukosa darah puasa melebihi batas normal (>126 mg/dL), termasuk satu peserta berusia di bawah 40 tahun dengan kadar 326 mg/dL. Persentase ini tergolong tinggi dibandingkan prevalensi diabetes pada populasi dewasa di Indonesia (10,9% berdasarkan Riskesdas 2018). Beberapa faktor yang kemungkinan berperan antara lain tingginya beban kerja, pola makan yang kurang sehat, rendahnya aktivitas fisik, serta minimnya pemeriksaan kesehatan berkala. Kegiatan ini tidak hanya menghasilkan data awal kondisi kesehatan peserta, tetapi juga meningkatkan wawasan mereka melalui edukasi yang diberikan. Oleh karena itu, skrining kesehatan rutin dan edukasi gizi serta gaya hidup sehat direkomendasikan untuk diterapkan secara berkesinambungan pada kelompok berisiko.

References

American Diabetes Assocation. (2023). Standards of medical care in diabetes—2023. Diabetes Care, 46(Supplement_1), S1–S154. https://doi.org/10.2337/dc23-Sint

Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. (2018). Laporan Nasional Riskesdas 2018. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Boulé, N. G., Kenny, G. P., Haddad, E., Wells, G. A., & Sigal, R. J. (2003). Meta-analysis of the effect of structured exercise training on cardiorespiratory fitness in Type 2 diabetes mellitus. Diabetologia, 46(8), 1071–1081. https://doi.org/10.1007/s00125-003-1160-2

Centers for Disease Control and Prevention. (2022). National Diabetes Statistics Report, 2022. Atlanta, GA: Centers for Disease Control and Prevention.

Colberg, S. R., Sigal, R. J., Yardley, J. E., Riddell, M. C., Dunstan, D. W., Dempsey, P. C., ... & Tate, D. F. (2016). Physical activity/exercise and diabetes: A position statement of the American Diabetes Association. Diabetes Care, 39(11), 2065–2079. https://doi.org/10.2337/dc16-1728

Guariguata, L., Whiting, D. R., Hambleton, I., Beagley, J., Linnenkamp, U., & Shaw, J. E. (2014). Global estimates of diabetes prevalence for 2013 and projections for 2035. Diabetes Research and Clinical Practice, 103(2), 137–149. https://doi.org/10.1016/j.diabres.2013.11.002

International Diabetes Federation. (2023). IDF Diabetes Atlas (10th ed.). Brussels: International Diabetes Federation. https://diabetesatlas.org

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2020. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kharroubi, A. T., & Darwish, H. M. (2015). Diabetes mellitus: The epidemic of the century. World Journal of Diabetes, 6(6), 850–867. https://doi.org/10.4239/wjd.v6.i6.850

Mbanya, J. C., Motala, A. A., Sobngwi, E., Assah, F. K., & Enoru, S. T. (2010). Diabetes in sub-Saharan Africa. The Lancet, 375(9733), 2254–2266. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(10)60550-8

Nugroho, P. S., & Pratiwi, A. (2019). Hubungan aktivitas fisik dengan kadar glukosa darah puasa pada pasien rawat jalan di Puskesmas. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 14(2), 97–104. https://doi.org/10.15294/kemas.v14i2.17411

Permana, H. (2020). Perilaku hidup sehat dan hubungannya dengan kadar gula darah pada masyarakat perkotaan. Jurnal Kesehatan, 13(1), 56–65. https://doi.org/10.24252/kesehatan.v13i1.11231

Suyono, S., & Soegondo, S. (2015). Diabetes Mellitus di Indonesia. Jakarta: Balai Penerbit FKUI.

World Health Organization. (2022). Diabetes. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/diabetes

Zhang, P., Gregg, E. W., Cheng, Y. J., Thompson, T. J., & Williamson, D. F. (2010). Diabetes mellitus and the risk of cause-specific death: A pooled analysis of three US cohorts. American Journal of Epidemiology, 171(3), 326–335. https://doi.org/10.1093/aje/kwp391

Downloads

Published

2025-08-29