HUBUNGAN OBESITAS SENTRAL DENGAN KEJADIAN DIABETES MELLITUS TIPE II

Nova Nurwinda Sari

Abstract


Penyakit Diabetes Mellitus (DM) menempati urutan pertama dari jenis penyakit endokrin dan urutan ke delapan untuk urutan penyakit tidak menular. Salah satu faktor yang dapat berkontribusi adalah kejadian obesitas yang juga meningkat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan obesitas sentral dengankejadian Diabetes Mellitus Tipe II. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan case control. Populasi adalah seluruh penderita DM yang berobat di salah satu rumah sakit di Kota Metro pada bulan Januari-Juni 2017 sebanyak 62 orang. Analisis data menggunakan uji statistik Chi-square (X2). Hasil penelitian dengan uji chi-square diperoleh p-value0,000 (p-value 0,05), ada hubungan yang signifikan antara obesitas sentral dan non obesitas sentral dengan kejadian Diabetes Mellitus Tipe II di Rumah Sakit Mardi Waluyo Metro tahun 2017. Diharapkan hasil penelitian dapat digunakan sebagai tambahan pengetahuan dan wawasan responden tentang  cara pencegahan obesitas sentral, sekaligus sebagai bahan masukanatau sumber data  penelitian selanjutnya.


Keywords


Obesitas sentral; Diabetes Mellitus Tipe II

Full Text:

PDF

References


Arora, M., Koley, S., Gupta, S., et al, 2007.A Study on Lipid Profile And Body Fat in Patients with Diabetes Mellitus. Anthropologist, 9(4):295-8

Dinkes Provinsi Lampung, 2016, Profil Kesehatan Provinsi Lampung, Bandar Lampung.

Dinkes Kota Metro, 2016, Profil Kesehatan Kota Metro, Metro.

Gill, 2012, Diabetic foot ulcers: Prevention, diagnosis and classification. Am Fam Physician, 57(6): 1325-1332

Iskandar, 2010Faktor risiko kejadian Diabetes Mellitus di daerah khususIbukota Jakarta, Jurnal Penelitian.

Kemenkes RI, 2016, Profil Kesehatan Republik Indonesia Tahun 2016, Jakarta.

NaomiH, 2012, Obesitas sentral sebagai faktor risiko terjadinya pradiabetes di Kabupaten Cimahi, Jurnal Penelitian.

Perkeni, 2011, Konsensus Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Indonesia.

Price dan Wilson, 2011, Patofisiologi: Konsep Klinis Proses-.Proses Penyakit, Edisi 6, Volume 1. EGC: Jakarta.

Sutanegara & Manalu, 2006, Pathogenesis and Pharmacologic Treatment of Obesity: The Role of Energy Regulatory Mechanism. Acta Medica Indonesiana 38; 42-49.

WHO, 2015, Non communicable disease country profiles 2011 WHO global report, World Health Organization, Geneva.

WHO, 2013, Op. Cit, World Health Organization, Geneva

Yuliana Elin, Andrajat Retnosari, 2009. ISO Farmakoterapi.Jakarta : ISFI




DOI: https://doi.org/10.26630/jkep.v14i2.1299

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Nova Nurwinda Sari

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik  Politeknik Kesehatan Tanjung Karang:

Almat: Jl. Soekarno-Hatta No. 1 Bandar Lampung Telepon 0721-703580, email: jurnalkeperawatan@poltekkes-tjk.ac.id


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.