Kajian Peresepan Racikan Pasien Anak pada Dua Apotek di Kota Bandar Lampung
Keywords:
Anak, Racikan, ResepAbstract
Pasien anak merupakan populasi dengan risiko tinggi dalam pengobatan. Pemberian dosis obat yang tepat untuk bayi dan anak merupakan hal yang sulit karena perubahan fisiologis yang berkaitan dengan masa kanak-kanak. Pasien pediatrik lebih sering mendapatkan resep racikan hal ini disebabkan jenis dan bentuk sediaan yang tersedia di tempat pelayanan kesehatan terkadang tidak memenuhi, sedangkan hal tersebut dapat meningkatkan peluang terjadinya kesalahan pengobatan. Peracikan obat menjadi perhatian sebab dalam peracikan obat banyak memunculkan kejadian yang tidak dikehendaki seperti interaksi obat. Interaksi obat merupakan salah satu dari delapan kategori masalah terkait obat yang telah diidentifikasi sebagai kejadian terapi obat yang dapat mengganggu outcome klinis yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelengkapan aspek administratif, aspek farmasetika, serta keseuaian aspek klinis menurut Petunjuk Teknis Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek Tahun 2019 pada dua apotek di Kota Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pengambilan data sekunder dari resep racikan pasien anak usia 2-12 tahun pada dua apotek di Kota Bandar Lampung. Hasil penelitian menunjukkan dari karakteristik 50 pasien pada dua apotek di Kota Bandar Lampung didominasi pada anak usia 2-8 tahun, kelengkapan aspek administatif berupa nama pasien, umur pasien, nama dokter, nomor SIP dokter, paraf dokter dan tanggal resep pada kedua apotek yaitu 100%, dari 6 kelengkapan aspek farmasetika pada kedua apotek terpenuhi 100%, adanya interaksi obat terjadi sebesar 58% pada Apotek X dan pada Apotek Y sebesar 64%, duplikasi obat terjadi sebesar 0%, ketepatan dosis pada Apotek X sebesar 82% dan pada Apotek Y sebesar 70%.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish in this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-NC 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors can enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as this can lead to productive exchanges and earlier and greater citations of published work.