Pengaruh Hidroterapi Rendam Kaki Air Hangat Garam Magnesium terhadap Kadar Magnesium Darah dan Tekanan Darah Lansia dengan Hipertensi

Giri Udani, Yulyuswarni Yulyuswarni, Lendawati Lendawati

Abstract


Latar belakang: Penyakit hipertensi sebagai penyakit tidak menular yang menjadi issue global dalam dunia kesehatan dan menjadi silent killer. Perlu pengembangan terapi nonfarmakologi atau komplementer memanfaatkan bahan yang tersedia di masyarakat. Tujuan: Studi ini untuk membuktikan adanaya efek penurunan tekanan darah pada lansia lebih besar dibandingkan penelitian sebelumnya. Sehingga, dapat direkomendasikan sebagai salah satu terapi komplementer menurunakan tekanan darah di masyarakat. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental  dengan rancangan non-randomized studies menggunakan “one group pre-pos test design” pada Lansia. Populasi penelitian adalah semua lansia dengan hipertensi dengan  dengan jumlah sampel 34 lansia.  Variabel intervensi adalah rendam kaki air hangat (37-390C) garam magnesium dengan kosentrasi 1 % selama dua minggu dengan selang waktu satu hari dari setiap intervensi, durasi rendam kaki 15-20 menit untuk memperoleh efek penurunan tekanan darah. Data dianalisis menggunakan uji wilcoxon untuk mengetahui pengaruh terapi rendam kaki air hangat garam magnesium terhadap perubahan tekanan darah dan kadar magnesium di dalam darah dengan tingkat kepercayaan 95% dan tingkat signifikansi (α) 5% atau 0,05. Hasil: Studi memperoleh hasil ada perbedaan atau selisih yang signifikan antara tekanan darah sistolik sebelum dan sesudah intervensi (p-value 0,000) dengan penurunan tekanan darah 7,06 mmHg, tidak ada perbedaan yang signifikan antara tekanan darah diastolik sebelum dan sesudah intervensi (p-value 0,763), dan ada perbedaan yang signifikan antara kadar magnesium darah sebelum dan sesudah intervensi (p-value 0,001) dengan penurunan kadar magnesium 0.97 gr/dl. Simpulan: Lansia dengan hipertensi setelah diberikan hitroterapi rendam kaki air hangat garam magnesium mengalami penurunan tekanan darah.


Background: Hypertension is a non-communicable disease that has become a global issue in the world of health and has become a silent killer. It is necessary to develop non-pharmacological or complementary therapies using materials available in the community. Purpose: This study is to prove that the effect of lowering blood pressure in the elderly is greater than in previous studies. Thus, it can be recommended as a complementary therapy to reduce blood pressure in the community. Methods: This type of research is an experimental study with a non-randomized design using a “one group pre-post test design” in the elderly. The study population was all elderly with hypertension with a total sample of 34 elderly. The intervention variable was foot soak in warm water (37-390C) magnesium salt with a concentration of 1% for two weeks with an interval of one day from each intervention, the duration of the foot soak was 15-20 minutes to obtain the effect of lowering blood pressure. The data were analyzed using the Wilcoxon test to determine the effect of foot bath therapy in warm water with magnesium salts on changes in blood pressure and magnesium levels in the blood with a 95% confidence level and a significance level of (α) 5% or 0.05. Results: The study found that there was a significant difference or difference between systolic blood pressure before and after the intervention (p-value 0.000) with a decrease in blood pressure of 7.06 mmHg, there was no significant difference between diastolic blood pressure before and after the intervention (p-value). value 0.763), and there was a significant difference between blood magnesium levels before and after the intervention (p-value 0.001) and a decrease in magnesium levels of 0.97 g/dl. Conclusion: Elderly with hypertension after being given hydrotherapy by soaking their feet in warm water with magnesium salts experienced a decrease in blood pressure.


Keywords


Hidroterapi rendam kaki; Garam magnesium; Tekanan darah; Kadar magnesium darah; Lansia.

Full Text:

PDF

References


Agustina, E. (2021). Pengaruh senam jantung dan senam tertawa terhadap penurunan tekanan darah sistolik pada lansia yang mengalami hipertensi (Studi Di Wilayah Kerja PuskesmasBurneh Desa Arok Dan Tunjung Dusun Naroan Kabupaten Bangkalan). STIKes Ngudia Husada Madura. http://repository.stikesnhm.ac.id/id/eprint/1083/

Apriliana, I., Wijayati, S., & Wijayanto, B. (2018). Rendam Kaki Air Hangat dengan dan Tanpa Garam Inggris Menurunkan Hipertensi. Poltekkes Kemenkes Semarang. https://repository.poltekkes-smg.ac.id/index.php?

Arlita, T. W., Muwakhidah, S. K. M., & Puspowati, S. D. (2014). Hubungan Asupan Natrium, Kalium, Magnesium dan Status Gizi Dengan Tekanan Darah Pada Lansia di Kalurahan Makamhaji Kecamatan Kartasura (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta). http://eprints.ums.ac.id/27842/

Arovah, N. I. (2010). Dasar-Dasar Fisioterapi pada Olahraga. Universitas Negeri Yogyakarta.

Arum, Y. T. G. (2019). Hipertensi pada penduduk usia produktif (15-64 tahun). HIGEIA (Journal of Public Health Research and Development), 3(3), 345-356. https://doi.org/10.15294/higeia.v3i3.30235

Black, J. M., & Hawks, J. H. (2014). Keperawatan Medikal Bedah; Manajemen klinis untuk hasil yang diharapkan. Elsevier

Fildayanti, F., Dharmawati, T., & Putri, L. A. R. (2020). Pengaruh Pemberian Rendam Kaki Dengan Air Hangat Campuran Garam Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Pasien Hipertensi di Desa Lamboo Wilayah Kerja Puskesmas Moramo. Jurnal Ilmiah Karya Kesehatan, 1(1), 70-75. https://stikesks-kendari.e-journal.id/JIKK/article/view/407

Hardianti, I., Nisa, K., & Wahyudo, R. (2018). Manfaat Metode Perendaman dengan Air Hangat dalam Menurunkan Tekanan Darah pada Penderita Hipertensi. Jurnal Medula, 8(1), 61-64. https://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/medula/article/view/2101

Hartanti, M. P., & Mifbakhuddin. (2015). Beberapa Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Petani. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 10(1), 30–37. https://doi.org/10.26714/jkmi.v10i1.2375

Kass, L., Weekes, J., & Carpenter, L. (2012). Effect of magnesium supplementation on blood pressure: a meta-analysis. European journal of clinical nutrition, 66(4), 411-418. https://www.nature.com/articles/ejcn20124

Kemenkes RI. (2018). Hasil Riskesdas 2018. https://kesmas.kemkes.go.id/assets/upload/dir_519d41d8cd98f00/files/Hasil-riskesdas-2018_1274.pdf

Lestari, D., & Lelyana, R. (2010). Hubungan Asupan Kalium, Kalsium, Magnesium, dan Natrium, Indeks Massa Tubuh, serta Aktifitas Fisik dengan Kejadian Hipertensi pada Wanita Usia 30–40 Tahun (Doctoral dissertation, Program Studi Ilmu Gizi). http://eprints.undip.ac.id/24915/

Magfirah, M. (2018). Pengaruh Terapi Berkebun Terhadap Perubahan Tekanan Darah Pada Lansia Dengan Hipertensi Di Panti Sosial Tresna Werdha Minaula Kendari. Journal of Islamic Nursing, 3(2), 7–15. https://doi.org/10.24252/join.v3i2.6279

Malingkas, C. V., Paruntu, M. E., & Assa, Y. A. (2015). Gambaran kadar magnesium serum pada orang lanjut usia dengan umur 60-74 tahun. e-Biomedik, 3(1).

Malingkas, C. V, Paruntu, M. E., & Assa, Y. A. (2015). Gambaran Kadar Magnesium Serum pada Orang Lanjut Usia dengan Umur 60-74 Tahun. Jurnal E-Biomedik (EBm), 3(1). https://doi.org/10.35790/ebm.v3i1.6617

Martin, W., & Mardian, P. (2016). Pengaruh terapi meditasi terhadap perubahan tekanan darah pada lansia yang mengalami hipertensi. Jurnal Ipteks Terapan, 10(4), 211–217. http://doi.org/10.22216/jit.2016.v10i4.468

Norberta, J. (2016). Hubungan Asupan Magnesium dengan Tekanan Darah pada Guru Sekolah Budi Murni-3 Medan. https://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/20305

Novenda, F. E. (2019). Hubungan Kadar Magnesium Serum dengan Hipertensi Intradialitik pada Pasien Hemodialisis Reguler. https://repositori.usu.ac.id/handle/123456789/13824

Nurhidayat, S. (2015). Asuhan Keperawatan Pada Pasien Hipertensi dengan Pendekatan Riset (1st Ed.). UNMUH Ponorogo Press.

Nurmaulina, A., & Hadiyanto, H. (2021). Terapi Rendam Kaki Menggunakan Air Hangat pada Lansia dalam Menurunkan Tekanan Darah. Lentera: Jurnal Ilmiah Kesehatan dan Keperawatan, 4(1), 36-39. https://doi.org/10.37150/jl.v4i1.1399

Nurrahmanto, F. (2021). Pengaruh Rebusan Daun Pegagan terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia di Desa Tersan Gede Kecamatan Salam Kabupaten Magelang. Skripsi, Universitas Muhammadiyah Magelang. http://eprintslib.ummgl.ac.id/2822/

Nutall, D. S., Waring, D. R., & Klovrza, L. (2015). Report on Absorption of magnesium sulfate (Epsom salts) across the skin. https://www.epsomsaltcouncil.org/wp-content/uploads/2015/10/report_on_absorption_of_magnesium_sulfate.pdf

Rohiyani, S. (2021). Upaya Penurunan Tekanan Darah Sistolik Pada Pasien Hipertensi Dengan Cara Senam Ergonomik pada Lansia (Studi Di Wilayah Kerja Puskesmas Burneh Kecamatan Burneh Desa Sobih Kabupaten Bangkalan). Stikes Ngudia Husada Madura. http://repository.stikesnhm.ac.id/id/eprint/936/

Potter, A. P. & Perry, G. A. (2010). Fundamental Of Nursing : Concep, Proses and Practice. (7th ed., Vol. 3). EGC.

Rolfes SR, Pinna K, & Whitney E. (2006). Water and the major mineral. In: Understanding normal and clinical nutrition. (7th ed.). Thomson Wadsworth. https://www.scirp.org/(S(351jmbntvnsjt1aadkposzje))/reference/ReferencesPapers.aspx?ReferenceID=893768

Sartik, S., Tjekyan, R. S., & Zulkarnain, M. (2017). Risk factors and the incidence of hipertension in Palembang. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 8(3), 180–191. https://doi.org/10.26553/jikm.2017.8.3.180-191

Widyastuti, I. W. (2015). Pengaruh terapi murottal surah ar-rahman terhadap perubahan tekanan darah pada lanjut usia (lansia) penderita hipertensi di posyandu lansia kenanga wilayah kerja upk puskesmas siantan hulu kecamatan Pontianak utara. ProNers, 3(1). https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jmkeperawatanFK/article/download/11012/10491

World Health Organization (WHO). (2021). Hypertension. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension

World Health Organization (WHO). (2019). World Hypertension Day 2019. https://www.who.int/news-room/events/world-hypertension-day-2019




DOI: https://doi.org/10.26630/jkmsaw.v15i1.3280

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


     


Published by Departement of Midwifery, Politeknik Kesehatan Kemenkes Tanjungkarang, Indonesia

Alamat: Jl. Brigjend. Soetiyoso No. 1 Kota Metro, Lampung, Indonesia

Phone: 0725-41819,E-mail: jkm@poltekkes-tjk.ac.id


Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.