Dukungan Informasi dan Karakteristik Wanita Usia Subur Mempengaruhi Prilaku Deteksi Dini Kanker Serviks

Yoga Tri Wijayanti

Abstract


Background: The diagnosis of cervical cancer is often too late, so its treatment does not provide effective results. Early detection of cervical cancer is a determinant of efforts to manage all types of cervical cancer because it can reduce the prevalence of cervical cancer patients found at an advanced stage. Purpose: This study is to determine the factors that most influence the behavior of early detection of cervical cancer using the Visual Inspection of Acetic Acid in Metro City. Methods: This type of research is quantitative with a cross-sectional design. The population in this study is women of childbearing age who are married in Metro City with a total sample of 94 people with proportional random sampling technique. Data was collected by distributing questionnaires in the East Metro and West Metro. Data analysis was carried out in stages starting from univariate analysis, bivariate analysis, and multivariate analysis of multiple logistic regression tests. Results: The study obtained the results of factors related to the behavior of early detection of cervical cancer are family income, attitudes, mother's knowledge, and access to information with. Meanwhile, the results of multivariate analysis showed that the most influential factor was access to information. Conclusion: Insufficient access to information is the most influential factor in the behavior of women of childbearing age who come to health facilities to perform a Visual Inspection of Acetic Acid. Dissemination of information related to the Visual Inspection of Acetic Acid for early detection of cervical cancer needs to be increased again and the community is proactive in seeking information, either asking health workers or looking on social media or the internet. Thus, the behavior of early detection of cervical cancer in women of childbearing age can be realized by visiting health facilities, both free and paid.

Abstrak

Latar Belakang: Diagnosis kanker serviks masih sering terlambat diketahui, sehingga penangganannya tidak memberikan hasil yang efektif. Deteksi dini kanker serviks merupakan penentu upaya penatalaksanaan semua jenis kanker serviks, karena dapat mengurangi prevalensi jumlah penderita kanker serviks yang ditemukan pada stadium lanjut. Tujuan: Studi ini untuk mengetahui faktor yang paling berpengaruh terhadap perilaku deteksi dini kanker serviks menggunakan metode Inspeksi Visual Asam Asetat di Kota Metro. Metode: . Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan cross Sectional. Populasi dalam penelitian adalah wanita usia subur yang berstatus menikah di Kota Metro dengan jumlah sampel 94 orang teknik pengambilan sampel proporsional random sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan angket di Metro Timur dan Metro Barat. Analisis data dilakukan bertahap mulai dari analisis univariat, analisis bivariat dan analisis multivariat uji regresi logistik ganda. Hasil: Penelitian memperoleh hasil faktor yang berhubungan dengan perilaku deteksi dini kanker serviks adalah penghasilan keluarga, sikap, pengetahuan ibu dan akses informasi dengan. Sedangkan, hasil analisis multivariat menunjukkan faktor yang paling berpengaruh adalah akses informasi. Simpulan: Akses informasi yang kurang menjadi faktor yang paling berpengaruh terhadap prilaku wanita usia subur datang ke fasilitas kesehatan melakukan pemeriksaan Inspeksi Visual Asam asetat. Penyebaran informasi terkait pemeriksaan Inspeksi Visual Asam asetat untuk deteksi dini kanker serviks perlu ditingkatkan kembali dan masyarakat proaktif mencari infromasi baik bertanya ke petugas kesehatan maupun mencari di media sosial atau internet. Sehingga, prilaku deteksi dini kanker serviks  pada wanita usia subur dapat terwujud dengan mendatangi fasilitas kesehatan baik gratis maupun bayar.


Keywords


Dukungan informasi; Karakteristik WUS; Deteksi dini; Kanker serviks

Full Text:

PDF

References


Bray, F., Ferlay, J., Soerjomataram, I., Siegel, R. L., Torre, L. A., & Jemal, A. (2018). Global cancer statistics 2018: GLOBOCAN estimates of incidence and mortality worldwide for 36 cancers in 185 countries. CA: a cancer journal for clinicians, 68(6), 394-424. https://doi.org/10.3322/caac.21492

Budd, J. W., & Bhave, D. (2008). Values, ideologies, and frames of reference in industrial relations. The SAGE handbook of industrial relations, 92-112. https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=k22RUmZdKCQC&oi=fnd&pg=PA92&dq=Budd,J.W.,+%26+Devasheesh,B.+(2013).+Values,+Ideologies+and+Frame+of+reference+in+industrial+relation.+Dalam+Byton,P.,+Bacon,+N.,+Fiorito.+J.,+Heery,+E.(Eds)

Chaowawanit, W., Tangjitgamol, S., Kantathavorn, N., Phoolcharoen, N., Kittisiam, T., Khunnarong, J., ... & Pataradool, K. (2016). Knowledge, attitudes, and behavior of Bangkok metropolitan women regarding cervical cancer screening. Asian Pacific Journal of Cancer Prevention, 17(3), 945-952.DOI: https://doi.org/10.7314/APJCP.2016.17.3.945

Dinkes Kota Metro. (2018). Profil kesehatan Kota Metro tahun 2017. Metro: Dinas Kesehatan Kota Metro

IARC International Agency for Research on Cancer. (2012). Cancer incidence, mortality, and prevalence worldwide. Retrieved from http://globocan.iarc.frs

Bruni, L., Barrionuevo-Rosas, L., Albero, G., Serrano, B., Mena, M., Gómez, D. & De Sanjosé, S. (2015). ICO information centre on HPV and cancer (HPV information centre). Human papillomavirus and related diseases in the world. Summary Report, 4(08).

Kemenkes RI. (2015). Panduan program nasional Gerakan pencegahan dan deteksi dini kanker leher rahim dan payudara. Retrieved from http://www.pptm.depkes.go.id/cms/frontend/ebook/Buku _Panduan_Peaksanaan_IVA_SADANIS_2015.pdf

Kemenkes RI. (2013). Laporan riset kesehatan dasar (Riskesdas) tahun 2018. Jakarta: Kemenkes RI.

Kemenkes RI. (2017).Seluruh pegawai kemenkes dihimbau lakukan tes IVA dan SADANIS. Retrieved from http://webchache.googleusercontent.com/search?q=cache:http://www.depkes.go.id/article/view/17100300001/seluruh-pegeawai-kemenkes-diimbau-lakukan-tes-iva-dan-sadanis-html

Nanang, M. (2012). Sosiologi perubahan sosial. Jakarta: PT Raja Grafindo

Nisa, W., Ginting, R., & Girsang, E. (2019). Faktor yang Memengaruhi Pemanfaatan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) pada Wanita Usia Subur di Wilayah Kerja Puskesmas Mandala Kecamatan Medan Tembung Kota Medan. Jurnal Kesehatan Global, 2(2), 71-80. DOI: https://doi.org/10.33085/jkg.v2i2.4252

Notoatmodjo, S. (2014). Ilmu perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta

Pebrina, R. J., Kusmiyanti, M., & Surianto, F. (2019). Faktor-faktor yang berhubungan dengan pemeriksaan Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA) di Puskesmas Cibinong Tahun 2019. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan, 106-113. DOI: https://doi.org/10.22435/jpppk.v3i2.2153

Prawirohadjo, S. (2011). Ilmu kandungan. Edisi Ketiga, Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo

Rachman, A. M. A. (2013). Membangun kembali dunia baru Indonesia.Bogor: PT IPB Press

Rasjidi, I. (2009). Epidemiologi kanker serviks. Indonesian Journal of cancer, 3(3). DOI: 10.33371/ijoc.v3i3.123

Septianingrum, A. (2018). Hubungan pengetahuan wanita usia subur tentang kanker serviks terhadap perilaku pemeriksaan inspeksi visual asam asetat di Wilayah Kerja Puskesmas Pisangan (Bachelor's thesis, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta: Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, 2017). Retrieved from http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/37356

Siwi, R. P., & Trisnawati, Y. (2017). Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pemeriksaan IVA (inspeksi visual asam asetat) dalam deteksi dini kanker serviks pada pasangan usia subur. Global Health Science (GHS), 2(3), 220-225. DOI: http://dx.doi.org/10.33846/ghs.v2i3.125

Swarjana, I . K. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Yogyakarta: Penerbit ANDI.

Triwiyanti, C. (2015). Hubungan tingkat pengetahuan wanita usia subur dengan pengambilan keputusan untuk melakukan pemeriksaan inspeksi visual asam asetat di Puskesmas Kebakkarat. Skripsi. STIKES Kusuma Husada Surakarta. Indonesia

Tilahun, T., Tulu, T., & Dechasa, W. (2019). Knowledge, attitude, and practice of cervical cancer screening and associated factors amongst female students at college University Western Ethiopia. BMC Research Notes. 12(518). DOI: https://doi.org/10.1186/s13104-019-4564-x

Wahyuningsih, T., & Mulyani, E. Y. (2014). Faktor risiko terjadinya lesi prakanker serviks melalui deteksi dini dengan metode IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat). In Forum ilmiah (Vol. 11, No. 2, pp. 12-16).

WHO. (2015). Cervical cancer. worldwide. Retrieved from https://www.who.int/health-topics/cervical-cancer#tab=tab_1

Wulandari, A., Wahyuningsih, S., & Yunita, F. (2018). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku pemeriksaan inspeksi visual asam asetat (IVA) pada wanita usia subur (WUS) Di Puskesmas Sukmajaya tahun 2016. Jurnal Kedokteran Universitas Lampung, 2(2), 93-101. DOI: https://doi.org/10.23960/jk%20unila.v2i2.1943




DOI: http://dx.doi.org/10.26630/jkm.v14i1.2675

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


   


Published by: Politeknik Kesehatan Tanjungkarang, Indonesia
Flag Counter