FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI VASEKTOMI (MOP) DI KECAMATAN PUNGGUR KABUPATEN LAMPUNG TENGAH

Authors

  • SRI NOWO RETNO Akbid Patriot Bangsa Husada Bandarjaya

DOI:

https://doi.org/10.26630/jkm.v4i2.1158

Keywords:

Faktor, Penggunaan kontrasepsi, vasektomi, MOP

Abstract

Peningkatan partisipasi pria dalam keluarga berencana (KB) dan kesehatan reproduksi (KR) merupakan salah satu iisue penting dalam kesehatan reproduksi. Partisipasi pria dalam KB dan KR di Indonesia masih di ukur melalui kesertaannya dalam ber KB yang saat ini kurang dari 5 persen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor  yang mempengaruhi penggunaan kontrasepsi vasektomi di Kec.Punggur Lampung Tengah.

Rencana penelitian adalah analitik kuantitatif metode case control dengan akseptor vasektomi/ MOP sebanyak 186  responden. Besar sampel pada kelompok kasus dan kontrol masing-masing berjumlah 78 orang (besarnya sama dengan sampel kasus).

Hasil uji statistik ada hubungan pengetahuan dengan penggunaan MOP diperoleh nilai p value 0,000 (p value < α 0,005) dan nilai OR 13,6. Ada hubungan umur dengan penggunaan MOP diperoleh nilai p value 0,000 ( p<α 0,05) dan nilai OR 45,57. Tidak ada hubungan pendidikan dengan penggunaan MOP diperoleh nilai p value 0,211 ( p >α 0,05). Ada hubungan jumlah anak dengan penggunaan MOP diperoleh nilai p value 0,000 ( p<α 0,05) dan nilai OR 83,3. Ada hubungan tempat pelayanan dengan penggunaan MOP diperoleh nilai p value 0,000 ( p<α 0,05) dan nilai OR 71,8. Ada hubungan dukungan istri dengan penggunaan MOP diperoleh nilai p value 0,024 ( p<α 0,05) dan nilai OR 20,3. Ada hubungan dukungan teman dengan penggunaan MOP diperoleh nilai p value 0,000 ( p<α 0,05) dan nilai OR 21,43. Ada hubungan kebijakan dengan penggunaan MOP diperoleh nilai p value 0,000 ( p<α 0,05) dan nilai OR 99,28.

Kesimpulan variabel yang paling dominan terhadap penggunaan MOP adalah dukungan istri (OR=9,792), berarti suami yang menggunakan alat kontrasepsi vasektomi/MOP mempunyai peluang 9,792 kali untuk menggunakan alat kontrasepsi dibanding suami yang tidak mendapat dukungan istri, setelah dikontrol oleh variabel akses pelayanan dan kebijakan pemerintah.

References

Ananta, R. 2010. Penduduk Indonesia meledak lagi. http://mletiko.com. [ 24 -3 2011]

Anonim, 2010. Jumlah dan Laju Pertumbuhan Penduduk. http://www.datastatistik-indonesia.com. [ 23 maret 2011 ]

Arikunto, S, 2006, “ Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktekâ€, Penerbit Rineka Cipta, Jakarta

BKBK dan Capil Kab.Lampung Tengah, 2008. Evaluasi hasil Pendataan Keluarga 2007 kabupaten Lampung Tengah. Lampung

Badan Pemberdayaan Perempuan dan KB Kab. Lampung Tengah, 2010. Hasil Pendataan Keluarga 2010 per Kampung /Kelurahan Kab.Lampung Tengah.

BKKBN, 1999, Informasi Pelayanan Kontrasepsi, Edisi 5, BKKBN, Jakarta

BKKBN, 2004, Laporan Seri Hasil Analisa Sekunder SM-PFA 2002/2003, Puslit dan Pengembangan KB dan KR, Jakarta

BKKBN, 2008a. Buku Panduan Kontrasepsi Rasional Efektif dan Efisien. Lampung

BKKBN, 2008b. Peraturan Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional. Lampung

BKKBN, 2009a. Program Keluarga Berencana Nasional. Jakarta

BKKBN, 2009b. Pendewasaan Umur Perkawinan dan Hak-Hak Reproduksi. Lampung

BKKBN, 2009c. Sekilas Info Tentang Kependudukan dan Program Keluarga Berencana Nasional. Jakarta

BKKBN, 2009d. Pedoman Tata Cara Pencatatan dan Pelayanan Kontrasepsi Program keluarga Berencana nasional di Kecamatan dan Klinik KB. Lampung

Hartanto, H. 2002. Keluarga Berencana dan Kontrasepsi. Pustaka Sinar Harapan, Jakarta

Henyria Barus, 2009, Perilaku Pria Terhadap Penggunaan Alat Kontrasepsi di Desa

Barus Jahe Kecamatan Barus Jahe Kabupaten Karo, FKM-USU, Medan

Suparyanto, 2010. Konsep Keluarga Berencana Dan Kontrasepsi Suntik. http://dr-suparyanto.blogspot.com [ 12 -12 2010 ]

Meilani, N. dkk. 2010. Pelayanan Keluarga Berencana. Fitramaya. Yogyakarta

Machfoedz dan Suryani, 2008, “ pendidikan Kesehatan bagian dari Promosi Kesehatanâ€, Penerbit Fitramaya, Yogyakarta

Manuaba, IBG, 1998, Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan, dan Keluarga Berencana, Untuk Pendidikan Bidan, EGC, Jakarta

Manuaba,IBG, 1999, Memahami Kesehatan Reproduksi Wanita, Penerbit Arcan, Jakarta

Notoatmodjo, S. 2002, Metode Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta. Jakarta

Notoatmodjo, 2003, pendidikan dan Perilaku Kesehatan, Rineka Cipta. Jakarta

Notoatmodjo, 2005, Promosi Kesehatan Teori dan Aplikasi . Rineka Cipta. Jakarta

Downloads

Published

2018-12-17