Gambaran Kadar Hemoglobin Dan Jumlah Trombosit Pada Perokok Aktif Dewasa Di Café Sudimoro, Malang
DOI:
https://doi.org/10.26630/jak.v15i1.5405Keywords:
hemoglobin, platelets, active smokers, hematology analyzerAbstract
Merokok merupakan kebiasaan yang dapat memberikan dampak negatif terhadap kesehatan, khususnya pada sistem peredaran darah. Kandungan nikotin dan karbon monoksida dalam asap rokok diketahui dapat memengaruhi kadar hemoglobin dan jumlah trombosit dalam darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar hemoglobin dan jumlah trombosit pada perokok aktif dewasa di Café Sudimoro, Malang. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 20 perokok aktif dewasa berusia 20–25 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pemeriksaan kadar hemoglobin dan jumlah trombosit dilakukan menggunakan hematology analyzer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki kadar hemoglobin normal sebanyak 15 responden (75%), sedangkan 5 responden (25%) memiliki kadar hemoglobin tinggi. Jumlah trombosit normal ditemukan pada 15 responden (75%), sedangkan trombositosis ditemukan pada 5 responden (25%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa sebagian besar perokok aktif dewasa memiliki kadar hemoglobin dan jumlah trombosit dalam batas normal, namun sebagian responden menunjukkan peningkatan kadar hemoglobin dan jumlah trombosit.
References
Arifin, M. (2021). Pengaruh kebiasaan merokok terhadap kadar hemoglobin dan kesehatan sistem peredaran darah. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 16(1), 45-52.
Firdayanti, N., Rosita, D., & Handayani, S. (2023). Gambaran jumlah trombosit pada perokok aktif usia dewasa. Jurnal Teknologi Laboratorium Medis, 5(1), 21-28.
Halid, A. (2022). Perbedaan jumlah trombosit pada perokok aktif dan perokok pasif. Jurnal Medika Laboratorium, 10(2), 88-95.
Kemenkes RI. (2021). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2021. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik
Kustanto, A. (2022). Jenis rokok dan dampaknya terhadap kesehatan masyarakat. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 14(3), 155-162.
Mauliddiyah, R. (2021). Mekanisme pembentukan trombosit dan faktor yang memengaruhinya. Jurnal Biomedik, 9(1), 33-40.
Nuradi, R., & Jangga, M. (2020). Faktor psikologis dan sosial terhadap perilaku merokok pada dewasa muda. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 15(2), 97-104.
Pamungkas, A., & Widyantara, R. (2021). Trombosit dan proses hemostasis pada perokok aktif. Jurnal Analis Medika Biosains, 8(1), 55-61.
Rahmawati, H. (2022). Hematologi dasar dan pemeriksaan laboratorium. Yogyakarta: Deepublish.
Ramadhanti, D., Sari, M., & Putra, R. (2019). Faktor-faktor yang memengaruhi perilaku merokok pada remaja dan dewasa. Jurnal Kesehatan Komunitas, 6(3), 120-127.
Rizka, N., Putri, L., & Kurniawan, A. (2024). Perbedaan kadar hemoglobin pada perokok aktif dan perokok pasif. Jurnal Ilmiah Teknologi Laboratorium Medik, 12(1), 14-20.
Salyekti, N., & Endang, S. (2018). Pengaruh merokok terhadap agregasi trombosit dan risiko aterosklerosis. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 14(1), 39-45.
Farid, Y., & Bowman, N. S. (2023). Struktur dan pembentukan hemoglobin pada manusia. Jurnal Biologi Medis, 13(1), 50-5.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Arimbi Kusumaningrum, Yeni Avidhatul Husna

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Jurnal Analisis Kesehatan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Based on a work at https://ejurnal.poltekkes-tjk.ac.id/index.php/JANALISKES.




